You are here
Home > News > Inilah Lootbox Menurut Badan Rating Umur Bukan Game Judi

Inilah Lootbox Menurut Badan Rating Umur Bukan Game Judi

Sistem Lootbox Bukan Judi Menurut Badan Rating Umur

Berita Game – Mungkin tak sedikit dari kamu yang telah mengikuti Berita Game banyak beredar luas selama satu minggu terakhir tentu saja sudah paham soal adanya praktek kebijakan pembuat tidak nyaman yang ditempuh oleh beberapa publisher raksasa di Game Terupdate.

Jangankan kamu, tentu saja tim kami pun merasakan sungguh adanya ketidak adilan dirasakan dengan sistem dari praktek kebijakan tersebut.

Berhubung begitu banyaknya Gamers telah mengeluarkan uang cukup mahal demi menikmati sebuah game dan tidaklah gratis, kemudian masih saja harus berurusan dengan sistem yang disebut sebagai Lootbox.

Barangkali saja masih ada beberapa Gamers tak paham apa itu sebenarnya Lootbox. Oleh karena itu, kami coba jelaskan sedikit bahwa Lootbox merupakan sebuah sistem “peti hadiah” yang akan memberikan Gamers konten secara acak saat membuka peti hadiah.

Sesungguhnya sistem hadiah tersebut sudah sangat lumrah dan mudah ditemui pada game – game online dari publisher besar.

Coba deh kamu ingat beberapa game jaman dulu yang telah ada sistem gift atau lucky box seperti Lootbox yaitu game Ragnarok Online, RF Online, Perfect World, dan lainnya.

Mungkin bagi kamu yang telah terbiasa main Game Online menggunakan sistem seperti ini hanya sebatas item kosmetik saja.

Walau demikian masih banyak yang menyuntikkannya dengan rangkaian equipment yang mempengaruhi performa gameplay.

Justru hal tersebutlah yang bisa menjadi masalah, sehingga memicu reaksi Gamers merasa tak adil dan bisa membuat pemain yang lebih hoky bisa lebih powerful juga superior.

Melihatnya sebagai kebijakan “tidak populer” yang harus diberantas, banyak gamer mulai mengambil tindakan aktif untuk memastikan sistem lootbox tidak menjadi “norma umum” industri game di masa depan.

Selain berusaha untuk mulai melakukan boikot dan pembatalan pre-order, ada seruan untuk melakukan aksi lebih ekstrim.

Kira – kira menurutmu aksi seperti apa ? Yaitu dengan mendorong badan rating umur video game untuk menyatakan Lootbox ini serupa dengan Judi Online.

Seandainya saja badan rating umur ini mengiyakan, maka otomatis semua game yang memuat sistem Lootbox di dalamnya akan mendapatkan peningkatan rating umur menjadi setidaknya “M” atau “Mature” walaupun tidak mengusung konten kekerasan atau seksual lebih di dalamnya.

Akan tetapi, ternyata malah strategi tersebut disinyalir telah gagal. Setiidaknya dua badan rating, yaitu ESRB dan PEGI menolak untuk mengklasifikasikan Lootbox sebagai Judi.

ESRB beralasan bahwa walaupun ada elemen “probabilitas” di mekanik ini, setiap peti yang dibuka player selalu berisi item in-game (walaupun terkadang bukan sesuatu yang mereka inginkan).

ESRB kembali menjelaskan bahwa melihat mekanik seperti ini tak lebih dari permainan kartu yang bisa dikoleksi. Gamers selalu mendapatkan sesuatu, walaupun sesuatu ini bukan hal yang Gamers harapkan.

Sentimen serupa dilemparkan oleh PEGI yang menjadi standar di Eropa. PEGI menyebut bahwa mereka tidak punya wewenang untuk menentukan apakah satu konten itu termasuk judi atau tidak.

Bagi wilayah Eropa, hal tersebut ditentukan oleh keputusan melalui Komisi Judi Nasional, baru deh setelah itu akan mereka tindak lanjuti jika memang sudah ada keputusan akhir.

Dengan konfirmasi dari dua badan rating umur ini, maka protes melalui Badan Rating Umur untuk konten lootbox di industri game sepertinya akan berakhir sia – sia.

Lootbox kalau menurut Gamers, setujukah diadakan atau lebih baik dihilangkan ? Apakah Game Lootbox termasuk seperti Bandar Judi Online atau tidak ? Kalau hoky sih benar – benar menyenangkan, tapi kalau tidak ?

Makanya yang pasti – pasti aja, mending main game yang berikan banyak keuntungan besar untuk pemainnya. Udah gitu ya benar – benar terpercaya.

Bisa kamu rasakan sendiri saat main dalam Judi Bola, sudah daftarnya gratis dan terdapat berbagai jenis game juga pemainnya bisa mendapat hadiah besar.

Leave a Reply

Top