Turnamen International Mobile Arena Pertama Di Dunia

Throne of Glory, merupakan tema Turnamen International Mobile Arena Pertama Di Dunia yang telah sangat sukses diselenggarakan di Vietnam.

Dua tim yang berhasil masuk ke dalam babak final yaitu Tim Monori Bacon dari Thailand melawan AHQ White dari Taiwan.

Hasil akhir final dengan skor akhir 3-2 sangat sengit, dan dimenangkan oleh Tim Monori Bacon dalam Turnamen International Mobile Arena pertama didunia.

Sedangkan Tim AHQ White dari Taiwan hanya mendapatkan poin 2, tapi mereka menampilkan permainan sangatlah baik.

Meski pun Tim dari Taiwan belum dapat memenangi turnamen, setidaknya usaha keras telah mereka lakukan dengan permainan sangat menghibur para penonton.

Hadiah pemenang Turnamen Throne Of Glory yang didapatkan oleh tim Monori Bacon berhak membawa pulang uang tunai sebesar 700 juta Vietnam Dong (senilai 410 juta rupiah) dari total hadiah turnamen sebesar 1,5 miliar Vietnam Dong (senilai 878 juta rupiah).

Turnamen pertama didunia tersebut sukses diselenggarakan pada tanggal 15-16 Juli 2017 dan berlangsung sangat meriah dengan hadirnya lebih dari 6 ribu orang di Vietnam National Convention Center.

Selain warga Vietnam yang menghadiri kesempatan bersejarah dalam Industri Game tersebut juga disaksikan secara langsung oleh lebih dari 1 juta penonton di berbagai negara.

International Tournament Of Mobile Arena ini merupakan pertama kali yang telah pertemukan 8 tim perwakilan dari tiga negara, Thailand, Taiwan, dan Vietnam.

EVOS eSports Tim Dari Indonesia Tampil di Panggung TOG

Walau di Indonesia termasuk sebagai game terbaru, Garena Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan satu tim untuk berpartisipasi di pertandingan persahabatan melawan tim Vietnam All-Stars yang berisikan pemain – pemain terbaik di server Vietnam.

Kesempatan paling berharga untuk tim EVOS eSports ini didapatkan setelah menjadi juara dalam MO-Cup yang digelar awal Juli 2017.

Tim EVOS eSports yang dulunya dikenal dengan nama TheWir ini tak kecil hati walau hanya punya sedikit pengalaman.

Pertandingan antara Tim EVOS eSports melawan Vietnam All-Stars berlangsung sangat sengit. Suasana para penonton nampak sangat harap – harap cemas demi kemenangan tim yang mereka jagokan.

Adu kekompakkan, skill, dan keterampilan tangan tim Indonesia melawan tim Vietnam seakan menghentikan waktu sekitar.

Sampai saat memasuki dalam game kedua, mereka sempat memimpin jalannya pertandingan. Wira, leader tim EVOS eSports, menyampaikan:

“Pertandingan melawan tim Vietnam merupakan suatu pengalaman yang berharga. Semoga kedepannya kami bisa makin berkembang, makin kompak, dan dapat lebih melihat keseimbangan tim daripada role hero secara individu.”

Walaupun pada akhirnya mereka harus mengakui keunggulan tim Vietnam All-Stars, mereka mendapatkan banyak pengalaman berharga selama mengikuti pagelaran turnamen ini.

Menang memang mutlak harus kita raih, akan tetapi jalan tak akan selalu lurus dan kekalahan harus kita terima bila telah terjadi. Paling penting dalam sebuah turnamen harus selalu menerapkan Fairplay.

Maka dari itu, kedepannya kita sangat berharap di turnamen-turnamen Internasional Mobile Arena berikutnya, Sang Saka Merah Putih mendapat kesempatan kembali untuk berkibar dengan bangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *